Penjaminan Mutu Sekolah Tinggi

Penjaminan Mutu Sekolah Tinggi

Untuk menjaga kualitas masukan, proses dan lulusan mahasiswa maupun pengelolaan dilakukan penjaminan mutu secara terpadu dan terpusat oleh sebuah unit. Penjaminan mutu program studi tersebut dilakukan oleh Pusat Pejaminan Mutu STIH Sunan Giri Malang. Pelaksanaan penjaminan mutu didasarkan atas
standar atau baku mutu yang telah ditentukan oleh Pusat Penjaminan Mutu (P2M). Pelaksanaan pengujian penjaminan mutu dilaksanakan sekurang-kurangnya pada setiap semester atau jika dipandang perlu dilakukan setiap saat atas perintah Yayasan atau Ketua.

Hakikat tugas penjaminan mutu adalah untuk melakukan audit internal seluruh unit teknis dan pelaksana dalam lingkungan Sekolah Tinggi. Hasil pengujian penjaminan mutu oleh Ketua Pusat Penjaminan Mutu akan direkomendasikan kepada Yayasan, Ketua, Pembantu Ketua serta unit-unit lain (Kepala Bagian dan Kepala Laboratorium) sesuai dengan jenis pelaksanaan penjaminan mutu apakah yang bersifat reguler atau yang bersifat insidental.

Penjaminan mutu dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan dan menjamin kemampuan program studi dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi.Ruang lingkup penjaminan mutu pada program studi disesuaikan dengan lingkup dan batasan baku mutu yang telah ditentukan oleh Pusat Penjaminan Mutu yang meliputi 10 bidang, yaitu;

  1. Kurikulum Program Studi.
  2. Sumber Daya Manusia.
  3. Kemahasiswaan.
  4. Proses Pembelajaran.
  5. Sarana dan Prasarana.
  6. Suasana Akademik, Penelitian dan Publikasi.
  7. Penelitian dan Publikasi.
  8. Pengabdian kepada masyarakat.
  9. Manajeman Administrasi Akademik/Tata Pamong.
  10. Sistem Informasi Akademik.

Pada saat ini masih sedang dirumuskan secara komprehensif standar mutu dari jenis jaminan mutu sebagaimana disebut di atas. Berbagai standar mutu yang telah selesai akan disosialisasikan pada unit-unit terkait oleh P2M sekaligus tahapan pelaksanaan proses penilaian mutu tersebut. P2M dengan perangkat standar mutu yang dihasilkan merupakan salah satu unit yang relatif baru di tingkat Sekolah Tinggi sebagai wujud komitmen yang kuat dari perangkat Sekolah Tinggi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas.

Sebagai gambaran mekanisme pelaksanaan jaminan mutu oleh P2M adalah sebagai berikut. Pelaksanaan penjaminan mutu dilakukan dengan menilai pelaksanaan kegiatan dan isi sesuai dengan lingkup mutu yang dijamin berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan. Pelaksanaan penilaian dilakukan oleh tim teknis yang dibentuk untuk itu yang kedudukannya berada di bawah Pusat Penjaminan Mutu. Hasil pelaksanaan dari penilaian mutu/evaluasi mutu tersebut berupa pencapaian skor masing-masing lingkup untuk disampaikan kepada Pusat Penjaminan Mutu. Setelah diolah dan diberi sekor berupa indek pencapaian mutu,

Pusat Penjaminan Mutu memberikan rekomendasi yang disampaikan kepada pihak-pihak yang yang terkait dengan penilaian/evaluasi mutu. Hasil dan rekomendasi tersebut digunakan sebagai dasar pengelola Program Studi Ilmu
Hukum dan lembaga teknis lainnya untuk mempertahankan skor yang yang telah dicapai, untuk meningkatkan skor yang masih kurang sesuai dengan baku mutu yang ditentukan, serta untuk memenuhi perolehan skor yang optimal atau sesuai dengan standar/baku mutu yang telah ditetapkan.

phone